Lubang pada Donat

 


https://www.freepik.com/free-photo/fresh-tasty-donuts-with-chocolate-glaze_5904224.htm#query=donut&position=2&from_view=search&track=sph




Mengapa donat memiliki lubang di tengahnya? Lubang pada donat sebenarnya memiliki beberapa alasan. Salah satu alasan utama adalah untuk memastikan donat matang dengan baik di dalamnya. Ketika donat digoreng, lubang di tengahnya memungkinkan panas untuk merata di sekitar donat, memastikan bahwa bagian dalam donat juga matang dengan baik. Jika donat tidak memiliki lubang, bagian dalamnya mungkin akan tetap mentah.

Selain itu, lubang pada donat juga membantu dalam proses penggorengan. Ketika donat dimasukkan ke dalam minyak panas, adanya lubang memungkinkan minyak untuk mengalir ke dalam donat secara merata, sehingga donat bisa matang dengan sempurna dan merata di bagian dalam dan luar.

Selain alasan teknis, ada juga legenda yang berkembang tentang asal-usul lubang pada donat. Legenda tersebut mengatakan bahwa donat pada awalnya tidak memiliki lubang, tetapi kemudian pada abad ke-19, seorang pemilik toko donat bernama Hanson Gregory ingin mengurangi bagian tengah donat yang mentah dan terlalu dense. Oleh karena itu, ia menciptakan ide untuk membuat lubang di tengah donat dengan menggunakan tutup botol sebagai alat untuk memotongnya. Ide ini sukses dan menjadi populer, dan sejak itu, lubang pada donat menjadi ciri khas yang dikenal oleh banyak orang.

Namun, penting untuk dicatat bahwa ada berbagai jenis donat di seluruh dunia, dan tidak semua donat memiliki lubang. Misalnya, donat berbentuk bundar tanpa lubang yang biasa ditemukan di beberapa negara seperti Jerman disebut Berliner. Jadi, keberadaan lubang pada donat dapat bervariasi tergantung pada jenis dan gaya donat yang dimaksud.


Komentar